Tampilkan postingan dengan label cakaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cakaran. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Juli 2009

MaaF, SaYa DatANG KemBaLi....

Al hamdu li-Llāh, proses PBGL yang berat itu kini sudah mulai berjalan..

Partelon sungguh ga nyangka, bahkan untuk sekedar memulainya, PBGL ini ternyata melibatkan peran pikiran, tenaga bahkan hati secara maksimal. Kondisi ini tentu saja ga menyediakan cukup ruang bagi pertelon untuk bertamu ke ndalem para guru dan teman semua.

Memang sih, pertelon sempat sesekali lewat di depan ndalem para guru dan teman semua; sekedar melongok ke jendela atau ngeliat-liat beberapa artikel2 terbaru. Namun karena rata2 artikelnya membutuhkan kerutan di dahi dan ingus di hidung (Lho?), maka untuk menyelesaikan bacanya-pun, pertelon ga sanggup, apalagi harus meninggalkan jejak di sana. Jadi selama ini, kalaupun masih nge-net, partelon hanya bisa sesekali crawling di negeri FB, secara update2 gres-nya yang rata2 pendek dan seringkali ‘diproduksi dalam format sekali pakai’ di samping bisa diliat cukup 1 halaman. Tak terlalu menyita waktu untuk yang loading-nya merayap kayak milik pertelon.

Sekarang pertelon kembali menyapa para guru dan teman sekalian. Bukan karena PBGL-nya dah kelar (karena in Syā' Allāh ia tak akan pernah kelar, sampai akhir kehidupan), tapi karena kerinduan pertelon sudah mencapai taraf ga bisa ditahan2 lagi; rindu menyapa, rindu berbagi, rindu saling komeng, rindu untuk dirindu (kwakakakakakkk, turun gunung kok malah melow, bukannya tambah sangar!).

So, here I am, rock you like a hurricane!

***

Oya, ada satu kisah ‘heboh’ bin 'hobeh' (menurut pertelon, sih...) yang beberapa hari lalu menimpa partelon sekeluarga:

Saat itu kami tengah menikmati pemandangan ‘indah’ di jalur wisata kawasan Taman Safari II Prigen Pasuruan Jatim (ini kunjungan kedua kami). Berbagai jenis amazing creatures dan predator berseliweran di sekitar mobil kami; mulai dari beruang cokelat Amerika, beruang Himalaya (Asian Black bear), singa, gajah Asia, buaya muara, kuda nil, leopard, harima bengala, bison, de-ka-ka.

Nah, saat melewati segerombolan harimau bengala, seekor di antaranya, yang baru saja pertelon angkat secara resmi sebagai foto model (dan kayaknya yang paling besar, deh), tiba-tiba bangkit.

"ini dia 'foto model'nya..."

Mulanya, pertelon yang waktu itu driving ga sadar what was really going on sampai driver asli kami yang duduk di jok belakang bergumam tegang: “wah, kita diikutin, neh!”.

Spontan pertelon ngintip lewat spion, dan, astaghfiru-Llāh, si bengala yang bengal itu benar2 mem’follow’ kami, mengendus-endus bagian belakang mobil kami (dia ngerasa kali, kalo kotak besi beroda empat di depannya berisi tumpukan daging segar!), lalu ‘nyepam’ di FB Mobile (Fariasi Belakang Mobil) kami dengan cakar2 kaki depannya!

"ini dia 'hasil'nya..."

Untungnya, aksi ‘adding as friend’ sepihak itu tak berlangsung lama, karena para penjaga yang selalu stand by segera mendekat dengan mobil jeep khususnya. Si bengal usil pun segera menyingkir dengan cuek (mungkin sambil berpikir: “ah, cuma besi ini!”)!

"ah, cuma besi ini...!"